Hukum Mengerjakan Sholat Witir Hanya Satu Rakaat

Pertanyaan:
Assalamualaikum…
Ada yg tahu sholat witir cuma 1 raka’at boleh atau tidak? terima kasih

(Dari: Ze-nal Inkado)

Jawaban:
Wa’alaikum salam warohmatulloh wabarokatuh
Mengerjakan sholat witir hanya dengan satu rakaat saja hukumnya sah, berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah radhiyallahu ‘anha;

أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، كَانَ يُصَلِّي بِاللَّيْلِ إِحْدَى عَشْرَةَ رَكْعَةً، يُوتِرُ مِنْهَا بِوَاحِدَةٍ

“bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam shalat malam sebelas rakaat, beliau akhiri dengan satu rakaat witir”. (Shahih Muslim, no.736)

Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu juga meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

الْوِتْرُ رَكْعَةٌ مِنْ آخِرِ اللَّيْلِ

” Witir adalah satu rakaat yang dilakukan di akhir malam.” (Shahih Muslim, no.752)

Imam Nanawi berkata: “Hadits tersebut merupakan dalil bahwa sholat witir yang dikerjakan satu rakaat saja hukumnya sah, ini adalah madzhab kami (madzhab syafi’i) dan pendapat mayoritas ulama’, sedangkan menurut Imam Abu Hanifah, sholat witir satu rakaat hukumnya tidak sah, namun hadits-hadits shahih yang ada membantah pendapat ini”.

Sebagian ulama’ lainnya menyatakan bahwa hukum sholat witir satu rakaat adalah makruh, namun Syekh Syarbini membantah pendapat ini dengan menyatakan; pendapat seperti itu perlu ditinjau kembali, sebab tidak ada dalil yang melarangnya, bahwab Imam Abu Dawud meriwayatkan satu hadits dari Abu Ayyub, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

الْوِتْرُ حَقٌّ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ، فَمَنْ أَحَبَّ أَنْ يُوتِرَ بِخَمْسٍ فَلْيَفْعَلْ، وَمَنْ أَحَبَّ أَنْ يُوتِرَ بِثَلَاثٍ فَلْيَفْعَلْ، وَمَنْ أَحَبَّ أَنْ يُوتِرَ بِوَاحِدَةٍ فَلْيَفْعَلْ

“Witir adalah sebuah hak atas setiap muslim, barang siapa yang hendak melakukan witir lima raka’at maka hendaknya ia melakukankannya dan barang siapa yang hendak melakukan witir tiga raka’at maka hendaknya ia melakukannya, dan barang siapa yang hendak melakukan witir satu raka’at maka hendaknya ia melakukannya.” (Sunan Abu Dawud, no.1422)

Meski begitu, lebih afdhol jika jumlah rakaat sholat witir ditambah, entah itu 3 rakaat, 5 rakaat, 7 rakaat, 9 rakaat, dan yang paling afdhol adalah 11 rakaat.

Jadi kesimpulannya mengerjakan sholat witir hanya dengan satu rokaat saja hukumnya boleh dan sah menurut pendapat mayoritas ulama’, hanya saja sebaiknya ditambah bilangan rakaatnya untuk menghindari perselisihan pendapat diantara ulama’ yang sebagian menyatakan bahwa sholat witir satu rakaat hukumnya tidak sah. Wallahu a’lam.

(Dijawab oleh: Siroj Munir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *